WISATA

Butuh Waktu 4 Tahun Untuk Pelebaran Jalan Sindangwangi-Cikijing

Pemandangan Terasering Padi Terhampar Luas di Salah Satu Sudut Jalan di Wilayah Desa Bantaragung Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – macakata.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Majalengka yang akan memperlebar jalur wisata dari Lengkong Kecamatan Sindangwangi hingga Cikijing, saat ini tengah dalam pengerjaan.‎

Jalan paling eksotis karena melewati puluhan obyek wisata bernuansa alam, mulai dari terasering tanaman padi seperti di Ubud Bali yang ada di Bantaragung, terasering tanaman bawang Panyaweuyan di Argapura, Sangiang di Banjaran, juga jalur puncak Sawiah itu ditarget selesai pengerjaannya dalam kurun waktu empat tahun, atau pada saat masa akhir jabatan Karna-Tarsono menjadi Bupati dan wakil Bupati Majalengka.

Akses jalan yang dinamai Jalur Timur Lingkar Majalengka (Jatilima) ini melewati tujuh kecamatan, yakni Sindangwangi, Rajagaluh, Argapura, Maja, Banjaran, Talaga dan Cikijing. anggarannya sendiri menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) perubahan APBD Provinsi Jawa Barat dengan nilai 41 milyar.

Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK)‎, Eman Suherman mengatakan progres pembangunan akses jalan Jatilima merupakan proyek infrastruktur yang didukung langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembangunan sarana jalan untuk kepentingan publik tersebut adalah untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten Majalengka.

“Akan selesai pengerjaannya dalam waktu 4 tahun. Atau sebelum kepemimpinan Karna-Tarsono berakhir,Insya Allah sudah beres. Tentu butuh waktu yang lama, karena kita tidak mau asal-asalan. Saat ini sedang dikerjakan, baru dikerjakan di wilayah Desa Lengkong menuju Bantaragung Kecamatan Sindangwangi,” ungkapnya, Selasa 17 Desember2019.

Eman menambahkan akses Jatilima itu, nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama yang dekat dengan obyek-obyek wisata bernuansa alam di tujuh Kecamatan yang dilintasinya itu.

“Sehingga, diharapkan masyarakatnya juga ikut kreatif. Tujuannya untuk bersama-sama memajukan Majalengka‎. Jalur itu, saat ini saja sudah banyak pengunjung jika akhir pekan tiba.” ungkapnya.

‎Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Majalengka, H. Gatot Sulaeman mengatakan akses Jaltilima yang saat ini tengah dilebarkan memang akan semakin memudahkan pengunjung untuk datang ke obyek wisata yang ada di tujuh kecamatan itu.

“Keluhan pertama pengunjung luar, maupun warga Majalengka sendiri, adalah akses jalan yang sempit. Maka pelebaran jalan yang dimulai dari Lengkong-Sindangwangi terus ke Rajagaluh, Maja, Argapura, Banjaran, Talaga dan berakhir di Cikijing ini akan mengobati keluhan pengunjung,” ungkapnya.

Gatot menjelaskan pihaknya juga akan mengkolaborasikan antara seni budaya untuk mendukung kemajuan wisata Majalengka. Saat ini,sejumlah sanggar seni tari dan kesenian sudah didata dan siap untuk meramaikan serta melengkapi kepariwisataan di Majalengka.

‎”Selain festival yang rutin digelar, kami juga punya rencana khusus untuk kemajuan wisata Majalengka,” tandasnya. ( Acil )

Comment here