BERITAPARLEMEN

Anggaran Pilkada Serentak Dibahas Triwulan Tahun Ini

Pilkada Tahun 2022 atau 2024, Penyelenggara Pemilu Tetap Siap

MAJALENGKA – macakata.com – Penyelenggara pemilu di Kabupaten Majalengka mengungkapkan analisa pilkada serentak di masa depan. Opsi yang ada yakni pilkada akan digelar pada 2024, namun da opsi lainnya yakni akan dilaksanakan pada tahun 2022.

Perbedaan pilihan tahun tersebut belum final. Keputusannya ada di pemerintah pusat dan masih dibahas di tingkat DPR RI.

Menyikapi hal tersebut, ‚ÄéKetua KPU Majalengka, Agus Syuhada mengatakan soal pilkada serentak, wilayah Majalengka sendiri akan membahas anggaran pilkada Majalengka pada triwulan tahun 2021 ini.

“Soal anggaran pilkada Majalengka itu akan segera dibahas pada triwuln tahun ini di dewan,” ungkapnya, saat menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di sekretariat PWI Majalengka, jalan gerakan koperasi, Rabu, 10 Februari 2021.

Agus menambahkan, namun poin pentingnya yakni, sebagai penyelenggara pemilu, KPU akan selalu siap menghadapi pilkada serentak, apakah itu mau di tahun 2022 atau 2024 mendatang.

“Mau di 22 atau 24, kita selalu siap, anggarannya akan dibahas pada triwulan tahun ini,” ungkapnya.

Hanya saja, pecinta buku-buku tebal dan berat berbahasa Arab ini menjelaskan, jika pilkada serentak masa depan digelar tahun 2024 mendatang, maka keuntungan akan berada di pihak calon lain yang bukan petahana.

“Jika di 24, maka petahana kurang bisa diuntungkan. Karena ada jeda menjadi warga biasa terlebih dahulu. Beda ketika pilkada digelar tahun 22, jabatan petahana seolah masih melekat,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Bawaslu Majalengka, Agus Asri Sabana mengatakan, pilkada serentak di masa depan, harus berbeda dengan pola pilkada serentak tahun 2019 lalu.

Pihaknya melihat, pilkada serentak 2019 lalu banyak terjadi kendala dari berbagai faktor, termasuk dari faktor personel penyelenggara.

“Jika polanya masih sama seperti tahun 2019 lalu, pihak manapun pasti akan keteteran lagi,” ungkapnya.

Namun, apapun hasil regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat, nantinya, pihaknya sebagai penyelenggara pemilu tetap siap untuk mengikutinya.

“Apapun nanti hasil finalnya, kita tentu akan siap, dan harus selalu siap,” tandasnya. ( MC-03)

Comment here