BERITAEKONOMI

Pedagang Terdampak PPKM Diberi Sembako, Warga Diminta Patuhi Prokes dan Pakai Masker

Pedagang Diberi Sembako

MAJALENGKA – macakata.com – Awal Juli, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Majalengka Jawa Barat, para pedagang terkena rajia prokes. Akhir Juli, saat PPKM diperpanjang, sebagian para pedagang mendapatkan bantuan sembako.

Para pedagang ini merupakan warga yang terdampak langsung PPKM Darurat. Penjualan dagangan mereka turun drastis. Jam dagang mereka pun dibatasi.

“Alhamdulillah sekarang saya dapat sembako. Penjualan sepi. Saya jualan nasi pecel lele,” ujar Ardi, pedagang nasi pecel lele di wilayah Kecamatan Kasokandel Majalengka, Senin malam, 26 Juli 2021.

Polsek Kasokandel terlihat mendatangi sebagian para pedagang yang biasa mangkal pada malam hari. Namun mereka hanya diingatkan secara humanis, sambil diberi arahan agar tetap memakai masker dan mematuhi aturan PPKM Darurat.

“Kami berikan sembako untuk pedagang yang kami temui. Pedagang ini merupakan warga yang terdampak,” ujar Kapolsek IPTU Budi Wardana.

Kapolsek Kasokandel menambahkan pihaknya membagikan paket sembako kepada sebagian pedagang dan warga yang terdampak.

“Bantuan itu diharapkan bisa sedikit meringankan beban pedagang di tengah pembatasan kegiatan masyarakat. Setiap hari kita laksanakan pembagian paket sembako,” ucapnya.

Sementara untuk proses pembagian bantuan sembako ini tetap mematuhi protokol kesehatan. Sambil mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin prokes untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Terpisah, Bhabinkamtibmas Polsek Ligung Bripka Ali Hadad bersama Bripka Kamad juga terlihat membagikan masker. Juga membubarkan kerumunan warga.

Mereka patroli menyasar warga yang berkerumun. Warga yang melanggar protokol kesehatan tidak menggunakan masker diingatkan dan diberi masker.

Sebanyak 250 masker dibagikan untuk warga di sekitar Kecamatan Ligung. Pembagian masker diperuntukan bagi warga yang memang tidak menggunakan masker.

“Kami ingatkan warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas serta interaksi,” ujarnya. (hrd)

Comment here