BERITAKREATIFLifestylePARLEMENWorld

Hari Ibu, Stand Up Comedy Digelar KPU

MAJALENGKA – macakata.com – Tercatat ada 28 peserta yang mengikuti lomba membuat tertawa orang lain. Yup! Ada stand up comedy di Majalengka. Bertepatan dengan Hari Ibu, 22 Desember 2021.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka menyelanggarakan lomba tawa ini. Pesertanya, juga ada dari luar Majalengka‎.

Dengan adanya Stand Up Comedy yang digelar itu, diharapkan akan menambah ketertarikan tentang partisipasi pemilu.

Dari total 1,2 juta pemilih di wilayah Kabupaten Majalengka, sebagian besarnya adalah pemilih kaum milenial atau generasi Z.

Kalangan remaja yang beranjak dewasa ini, butuh inovasi dan kreatifitas, termasuk kreativitas yang menghibur dan menimbulkan tawa.

Ketua KPU Majalengka, Agus Syuhada mengatakan, stan up comedy ini diharapkan akan memunculkan minat dan partisipasi masyarakat, terhadap masalah Kepemiluan, Demokrasi dan Politik.

“Oleh karenana, kita gelar stand upcomedy.Seni komunikasi ini mengundang banyak kelucuan dan memunculkan kreativitas,” ujarnya, Rabu, 22 Desember 2021.

Agus menambahkan, pengembangan kehidupan demokrasi dan peningkatan partisipasi masyarakat adalah dengan melibatkan masyarakat untuk peduli terhadap demokrasi, kepemiluan dan demokrasi dan Stand Up Comedy adalah salah satu terobosan inovatif.

“Melalui stand up comedy, masyarakat bisa menyalurkan aspirasi dan kritikan yang baik, santun, konstruktif, disertai solusi dengan cara humor, sehingga diharapkan bisa memberikan masukan terhadap kehidupan berdemokrasi khususnya di kabupaten Majalengka,” ujarnya.

Agus menjelaskan, stand up comedy  ini juga menunjukan KPU Majalengka ataupun Pemda Majalengka tidak antikritik. Kegiatan ini juga menjadi sinyalemen bahwa KPU dan Pemda Majalengka sangat terbuka terhadap rakyatnya untuk menyampaikan berbagai aspirasi.

“Aspirasi dan Kritik konstruktif sangat dibutuhkan dalam membangun kehidupan demokrasi di Majalengka serta program pembangunannya,” ucapnya.

Agus menuturkan, ‎jika melihat simulasi jadwal yang dibuat oleh KPU RI, tahapan pemilu dan pemilihan akan dimulai pada tahun 2022, dan hajat demokrasi pada tahun 2024 yang menyatukan pileg dan pilpres serta pemilihan (pilkada) dalam satu tahun, akan menjadi tantangan berat bagi penyelenggara pemilu dan pemilihan.

“Oleh karena itu keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mengawal proses demokrasi di Kabupaten Majalengka,” tandasnya.

Selain itu, KPU mengajak kepada para pemilik suara khususnya generasi anak muda untuk tidak anti politik. Agus menambahkan, Stand Up Comedy ini merupakan strategi yang digagas, untuk lebih bisa menyentuh dunia perpolitikan kepada kaum milenial.

“‎Di Majalengka sendiri, dari 1.200.000 hak pilih, 60 persennya merupakan generasi milenial.‎ Pemilih suara di Majalengka ini dominannya yaitu generasi milenial atau Z, ” ujarnya.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menyambut baik adanya stand up comedy yang diselenggarakan KPU.Masyarakat harus mempunyai rasa tanggung jawab untuk mensosialisasikan tentang kepemiluan.

“‎Melalui Stand Up Comedy yang mengusung tema kepemiluan.Kami ingin terus melakukan pendidikan politik, jadi jangan melihat berpolitik itu untuk orang partai saja. Terkadang orang partai itu masuk ke partai merasa dirinya berpolitik, karena ada sebagian anggota partai itu baru anggota saja belum masuk ke dunia politik,” kata Tarsono. (Rich)

Comment here