BUDAYAFunKREATIFPENDIDIKANTOKOHWorld

Mewakili Majalengka, Dadan Juara 3 Borangan Tingkat Provinsi

MAJALENGKA – macakata.com – Sejak berangkat dari Majalengka menuju Bandung, Dadan tidak pernah memikirkan tentang materi lomba.

Niatnya hanya mendampingi atlet, siswanya di SMPN 2 Majalengka yang mengikuti berbagai lomba di Kota Kembang, akhir tahun 2021 lalu.

Sesampainya di tempat yang dituju, ada satu lomba yang belum ada peserta dari Majalengka. Lomba itu tentang membuat orang tertawa dan bikin suasana ramai dengan humor.

Bahkan, daftar untuk mengikuti ‎lomba ‘ngabodor sorangan’ (Borangan) datang secara spontanitas saja. Tak ada niatan sama sekali.

‎Nama lomba itu yakni Festival Tunas Bahasa Ibu 2021 jenjang SMP se-Jawa Barat. Lomba ini untuk guru maupun siswa.

Setelah tampil, pemilik nama lengkap Drs. Dadan ‎Dana Permana, dengan jabatan Kepala Sekolah SMPN 2 Majalengka, diumumkan mendapatkan juara tiga Ngabodor Sorangan (Borangan).

“Daftar spontan saja. Materi ‎lomba apa yang ada dalam kepala,” ujarnya di ruangan kerjanya, menceritakan pengalamannya juara Stan Up Comedy tingkat provinsi, Senin, 10 Januari 2022.

‎Dadan menambahkan, ia bertarung dengan 27 peserta pria lainnya, yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

“Durasi ngabodor hanya lima menit. Tapi itu cukup merepotkan bagi yang ‎belum terbiasa,” ujarnya.

Materi yang dibawakan bebas. Tema-nya tentang apa saja‎, dewan juri hanya membatasi materi untuk tidak bersinggungan dengan SARA, RAS dan pornografi.

‎”Alhamdulillah juara tiga, itu tak pernah terpikirkan sama sekali, dan itu pengalaman pertama,” ucapnya.

Sebagai nakhoda di SMPN 2 Majalengka, Dadan pun telah berhasil membawa nama baik sekolahnya. Banyak prestasi‎ yang telah diraih para siswanya.

Di sekolahnya juga ada berbagai macam club yakni club renang, voli, futsal dan badminton.

“Kita punya fasilitasnya, seminggu sekali anak-anak latihan, dan yang melatih adalah pelatih profesional, bukan guru olahraga,” ungkapnya.

Ada banyak prestasi siswa dari SMPN 2 Majalengka ini, diantaranya, ‎punya atlet yang lolos babak kualifikasi Porda, punya atlet yang direkrut tim kabupaten.

Pernah juara tingkat nasional untuk lomba menulis Essay umum, juara ngadongeng tingkat kabupaten, juara dua maca aksara sunda.

“Alhamdulillah setiap tahun, siswa kita selalu ikutan lomba dan juara,” tandasnya. (Acil)

Comment here