BERITABUDAYAEntertainmentFun

Cimanuk Fashion Week, Ekspresi Warga Majalengka yang Ingin Jembatan Baru

MAJALENGKA – MacaKata.com – Puluhan warga yang terdiri dari semua kalangan umur melenggang di jembatan bambu tak permanen.

Mereka tampak terlihat kompak. Itu semua merupakan aktivitas nyata keseharian warga dua desa di Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Warga Kaputren Desa Putridalem dan Desa Randegan Wetan Kecamatan Jatitujuh ini, selalu melewati jembatan bambu tak permanen itu setiap harinya. Mereka harus bayar kencleng dua ribu untuk pulang pergi.

Untunglah sungai Cimanuk saat ini, kondisinya tengah menyusut karena kemarau. Jika musim hujan, otomatis jembatan bambu itu tenggelam. Terkadang terbawa arus banjir, sebagian penopang jembatan hilang atau rusak. Kemudian dibetulkan kembali saat musim kemarau tiba.

Cimanuk Fashion Week Jatitujuh Majalengka‎ ini, bertujuan mengingatkan kembali pemerintah, dengan rencananya yang akan membangun jembatan permanen.

Kordinator acara Cimanuk Fashion Week Majalengka, Amin Halimi mengatakan, akses jembatan bambu ini sering dilalui warga dua desa untuk memangkas jarak tempuh dan menghemat waktu.

“Sebab jika harus memutar ke bendungan Rentang, itu makan waktu cukup lama, lebih cepat jalur sini, hanya dua menit,” ungkapnya, Minggu, 31 Juli 2022.

Amin menambahkan, dengan tema Cimanuk Fashion Week, masyarakat khususnya dua desa di Kecamatan Jatitujuh ini, kembali mengingatkan pemerintah yang berencana membangun jembatan permanen.

“Sepertinya kita memang perlu terus melakukan aksi ini seminggu atau sebulan sekali. Sekalian mengenalkan Fashion kampung yang alami,” ungkapnya.

Sementara itu salah seoarang warga setempat, Ita mengaku cukup senang tampil dalam acara Cimanuk Fashion Week. Hiburan tersebut terkesan lebih menarik karena didukung warga lainnya.

“Asyik ajah gituh, seru banget. Ini seperti di kota-kota besar, padahal ini di kampung,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Kadus Kaputren, Yahya Sunarya mengatakan Cimanuk Fashion Week merupakan ekspresi warga yang penuh makna. Diharapkan agar di tahun-tahun yang akan datang, jembatan baru yang permanen segera dibangun.

“Itu harapan kita semua di sini. Jembatan baru permanen akan melancarkan akses dua warga desa. Soal Cimanuk Fashion Week kami semua menikmati ekspresi suka cita,” ungkapnya.

Ketua Dekkma, Ocky sandy mengapresiasi betul tentang Cimanuk Fashion Week yang dipusatkan Catwalk-nya diantara Desa Randegan dengan Putridalem Kecamatan Jatitujuh Majalengka.

“Cimanuk Fashion Week berarti juga, masyarakat Kaputren masih menjaga nilai-nilai  budaya yang tercermin dari fashion yang diekspresikan. Fashion adalah salah satu ciri dan cara dari gambaran masyarakat,” ungkap Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Majalengka. (Cil)

Comment here