Kegiatan Rutin Tahunan Tetap Dilaksanakan yakni Ziarah ke Makam Pangeran Muhammad
MAJALENGKA – macakata.com – Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang tanggal hari jadi Majalengka, yang selalu diperingati setiap 07 Juni, tahun 2020 ini sepi kegiatan dan lomba-lomba ditiadakan.
Sebagai catatan, biasanya sebulan sebelum perayaan hari jadi Majalengka itu, setiap OPD, Kecamatan dan Desa-Desa, juga BUMD dan pihak swasta pun ikut terlibat, selalu ramai dengan persiapan untuk mengirimkan karnaval terbaiknya. Selanjutnya dipamerkan di depan pendopo Majalengka.
Karnaval dan kreasi seni terbaik yang ditampilkan, biasanya akan mendapatkan hadiah berupa tropi dan penghargaan lainnya. Tahun ini, tidak ada keramaian semacam itu. Pandemi Covid-19 masih berlangsung di Majalengka, Jawa Barat, Indonesia, bahkan dunia.
Terlihat hanya spanduk dan baligo cukup besar saja, terpasang di setiap titik seperti kantor, sekolah, gada-gada, jembatan, yang menandakan bahwa tanggal 07 Juni 2020 merupakan hari jadi Majalengka yang ke-530 tahun.
Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi mengatakan hanya ada dua kegiatan pada perayaan hari jadi Majalengka yang ke-530 tahun, yakni ziarah ke Makam Pangeran Muhammad dan sidang resmi tahunan yang akan digelar di gedung DPRD Majalengka. Kapasitas undangan pun terbatas.

“Di tengah pandemi ini, perayaan hari jadi Majalengka yang ke-530 digelar sangat sederhana. Hanya ada dua agenda saja. Salah satunya ziarah ke makam ini. Itu semua demi keselamatan kita,” ungkapnya, di lokasi Kompleks Makam Pangeran Muhammad di Gunung Margatapa Kelurahan Babakan Jawa Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Jumat, 05 Juni 2020.
Bupati menambahkan ziarah ke Makam Pangeran Muhammad itu merupakan momentum rutin tahunan setiap menjelang tanggal 07 Juni, yang harus dimaknai sebagai edukasi sejarah, sekaligus mengingatkan bahwa sebagai manusia, kita tidaklah fana.
“Bahwa sebagai manusia, kita makhluk yang lemah, yang suatu saat akan wafat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Majalengka , KH. Anwar Sulaeman memimpin doa. Dalam do’anya itu berharap agar masa pandemi Covid-19 ini segera berlalu di muka bumi Majalengka, Indonesia dan dunia.
Terpisah, meski pandemi, masyarakat di sekitar kompleks Makam Pangeran Muhammad, warga tampak antusias memadati area kompleks makam. Sebagian sudah memakai masker. Sementara yang tidak memakai masker ditegur. Sebagian lainnya malah dikasih masker oleh petugas.
Selain itu, di masa pandemi ini, kompleks Makam Pangeran Muhammad terlihat tengah dalam proses perbaikan. Makam Pangeran Muhammad yang berada di area dalam, kini berdiri gagah dengan ornamen dinding warna orange, namun belum tuntas. ( MC-02)

Comment here