BERITA

Menteri PKP Maruarar Tegaskan BJB dan PNM Harus Bisa Bersaing dengan Rentenir

Tekan BJB dan PNM agar Permudah Pinjaman Warga, Jangan Kalah oleh Pihak Rentenir

 

MAJALENGKA – macakata.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait menyapa ratusan warga Kabupaten Majalengka di alun-alun depan pendopo, pada Ahad sore, 1 Juni 2025.

Dalam kunjungannya tersebut, Bang Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait, langsung berdialog dengan warga Majalengka terkait perbandingan proses meminjam uang ke bank resmi dengan cara meminjam kepada rentenir.

Hasilnya, mayoritas warga Kabupaten Majalengka menjawab bahwa proses meminjam uang ke pihak rentenir lebih mudah. Diantaranya proses cepat dan persyaratannya hanya fotokopi kartu Identitas. Setelah dua hari langsung cair. Sementara jika meminjam uang ke bank, proses nya lama hingga berminggu-minggu. Juga persyaratan yang rumit dan njlimet.

Bahkan, Menteri PKP Maruarar langsung memenrintahkan dan ditodong langsung di depan warga Majalengka untuk berjanji memudahkan proses peminjaman uang bagi masyarakat Majalengka. Sembari itu, Bang Ara memerintahkan agar semua kamera, termasuk kamera jurnalis agar mem-video-kan aktivitas dialog tersebut.

“Jangan kalah sama rentenir, BJB dan PNM serta BUMD lain harus mempermudah proses peminjaman warga. Di situ negara harus hadir, ” ujar nya.

Tak hanya itu, Maruarar Sirait juga mengingatkan dirinya juga pihak bank BJB serta PNM bahwa tekanan kepada pejabat publik yang bertujuan melayani dan mengayomi masyarakat itu tidak jadi masalah.

“Saya menekan pejabat di bawah jabatan saya itu suatu kebutuhan, negara harus hadir untuk membela rakyat. Kalian para pejabat jangan merasa ditekan, tugas kalian adalah melayani rakyat dengan baik, ” ucapnya.

Bang Ara juga tengah mempersiapkan hadiah puluhan juta bagi warga Kabupaten Majalengka yang meminjam uang ke PNM atau BJB bilamana lancar dalam pembayaran cicilan atau kreditnya.

Setelah itu Bang Ara bergeser ke pendopo. Di sana sudah banyak ratusan warga dari berbagai kalangan pemuda untuk makan liwet bersama. Sekaligus menyerahkan sapi seharga Rp75 juta. Transaksi tersebut tunai dan langsung menghadirkan sapinya. (Acil)

Comment here