BERITABISNISEKONOMI

Cuan Berlimpah dari Ternak Burung Puyuh

MAJALENGKA – Baru beternak sejak Februari 2023 lalu, Diding Komarudin telah menikmati hasil dari ternak unggas burung puyuh.

Dalam sehari, dari 3.500 ekor ternak unggas puyuh bisa menghasilkan 32 – 34 kilogram telur. Ia menjual pada kisaran Rp.32.000, – per kilogram.

“Baru satu tahunan, Alhamdulillah sudah berjalan dan menghasilkan. Juga menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar, ” ujar Diding saat ditemui di lokasi peternakan unggas Puyuh-nya di wilayah Desa Pinangraja Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Jumat, 27 Juni 2025.

Awal mula terjun budidaya ternak unggas Puyuh, Diding mencoba peruntungannya dengan membeli 500 ekor unggas Puyuh. Ia tekuni dengan cara memberi pakan secara rutin sehari dua kali sekaligus rajin membersihkan kandang dari kotorannya.

” Setelah dua minggu, barulah bertelur, telurnya saya jual sendiri. Secara hitungan matematika, masih ada lebihan untung, ” ungkapnya.

Saat ini, setiap harinya selalu ada saja yang datang untuk membeli telur puyuh hasil budidaya ternaknya. Soal kendala, Diding menceritakan bahwasanya yang paling penting adalah soal pemberian pakan dan perawatan kandang.

“Pakan tentu saja yang paling utama, namanya juga makhluk hidup harus diberi makan. Tapi juga sehari kotorannya juga banyak, jadi tetap harus dibersihkan, ” ucapnya.

Meski berada di tengah pemukiman penduduk, ia punya cara agar kotoran unggas puyuh nya itu tidak menimbulkan bau tak sedap.

“Kita pakai cairan kuuu agar kotoran puyuhnya itu tidak bau, ” tuturnya.

Diding berharap ke depannya agar semakin banyak bermunculan peternak puyuh di wilayah Kabupaten Majalengka. Sebab menurutnya semakin banyak peternak akan saling menguntungkan satu sama lain karena bisa diajak kerja sama.

“Sehari 34 kilogram itu selalu habis terjual, bahkan terkadang masih kurang , karena selalu ada yang menanyakan telur Puyuh, ” tandanya. ( Acil Erik)

Comment here