BERITA

Maman dan Anggota DPR Melobi Arab Saudi, Bahas Pemberangkatan Haji dan Umroh

 

Lebaran Ketupat di Al-Mizan Jatiwangi telah berlangsung 22 tahun

MAJALENGKA – Tiap tahun menyelenggarakan Lebaran Ketupat di komplek Pondok Pesantren Al-Mizan, Ciborelang Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka merupakan konsistensi tradisi budaya yang perlu dijadikan contoh.

Ribuan jamaah yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah pada Sabtu (28/3/2026). Jamaah mulai berdatangan sejak pukul 06.00 pagi WIB, sementara acara dimulai pukul 09.00. Dalam momentum silaturahmi tersebut, pengasuh Ponpes Al-Mizan, Maman Imanulhaq mengajak umat  muslim untuk banyak berdzikir dan meningkatkan ketaqwaannya.

Anggota DPR RI Fraksi PKB itu mengatakan soal potensi krisis energi global yang akan berdampak cukup serius pada perekonomian nasional, juga pada pemberangkatan haji dan umroh.

“Penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz oleh konflik kawasan berpotensi mengganggu pasokan energi dunia. Ini dapat menyebabkan kelangkaan BBM, kenaikan harga-harga dan memperparah defisit APBN kita. Juga berimbas pada soal haji dan umrah,” ujarnya.

Soal pemberangkatan haji tahun 2026 ini, pihaknya bersama para anggota DPR akan melakukan koordinasi dengan Arab Saudi dalam waktu dekat. Ketidakpastian pelaksanaan ibadah haji di tengah situasi global ini, kemungkinan pembatasan bahkan pembatalan keberangkatan jamaah calon haji Indonesia bisa saja tidak terlaksana.

“Kita sedang menjajaki komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi agar tetap ada solusi terbaik bagi jamaah calon haji Indonesia,” Ungkapnya.

Maman mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga optimisme, memperkuat persatuan, serta menerapkan pola hidup hemat.

“Saatnya kita bersatu, tidak saling menyalahkan, dan mulai mengatur pengeluaran secara bijak,” tegasnya.

Maman menekankan pentingnya komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi seperti kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi publik secara langsung.

Ketua Panitia kegiatan, yang juga anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKB, Ade Duryawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.

“Silaturahmi ini penting agar aspirasi masyarakat bisa langsung disampaikan dan dipahami oleh anggota DPR,” ujarnya.

Ade Duryawan menyatakan dukungannya terhadap penerapan Work From Home (WFH) yang diinstruksikan pemerintah pusat. Menurutnya, langkah ini efektif selama produktivitas dan pelayanan publik tetap terjaga.

“WFH itu bagian dari efisiensi, tapi pelayanan tidak boleh terganggu. Bahkan di Majalengka, Bupati sudah menetapkan satu hari WFH,” jelasnya.

Lebaran Ketupat ini tidak hanya menjadi ajang ibadah dan zikir, namun, sebagai ruang refleksi bersama menghadapi tantangan nasional dan perubahan global yang tak menentu. Lebaran Ketupat dibPonpes Al-Mizan Jatiwangi yang telah konsisten selama 22 tahun ini akan terus berlangsung pada tahun tahun berikutnya. ( Acil Erik )

Comment here