Ciamis — Sejak pagi, ratusan anak dan masyarakat antusias menanti pengumuman panitia mengenai siapa saja yang akan menjadi anggota teladan Komunitas Gada Membaca serta para juara lomba yang diselenggarakan selama bulan Ramadan 1447 H.
Kegiatan penutupan Kampung Ramadan dihadiri oleh Okta Jabal Nugraha, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis; Eka Yudha Katresna, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis; Bandi Subroto, Sekretaris Camat Kawali; Megya Taufik, Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi TP PKK Kabupaten Ciamis; Urup Permana, Kepala BJB KCP Kawali; Kiki Masduki, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Ciamis; perwakilan Desa Winduraja; serta kepala sekolah dan guru MIS Winduraja.Penutupan Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca 1447 H.
Dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Kabid Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Sekmat Kawali, PKK Kabupaten Ciamis, Kepala BJB KCP Kawali, Forum TBM Kabupaten Ciamis, Kaur Desa Winduraja, Kepala dan Guru MI Winduraja, para penerima penghargaan yaitu pengelola Rumah Baca Kita (Buniseuri Membaca), TBM Gemsi Kabupaten Tasikmalaya dan pengurus OSIS SMP Terpadu Al Muawanah Rajadesa yang melakukan program rolling buku.
Mengawali kegiatan, Ghalib Anugrah selaku panitia Kampung Ramadan menyampaikan laporan sekaligus ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya melaporkan bahwa kegiatan Kampung Ramadan Alhamdulillah terselenggara dengan baik. Rangkaian kegiatannya meliputi sahur bersama, pembagian sembako dan santunan bagi guru ngaji, pembagian Al-Qur’an dan perlengkapan salat yang difasilitasi Inisiatif Zakat Indonesia, kegiatan Polisi Sahabat Anak bersama Kapolsek Kawali, uji coba sains bersama Kelompok Ilmiah Remaja SMAN 1 Kawali, workshop mewarnai bersama Seni Lukis Galuh, lomba membaca, serta lomba menulis. Jumlah masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini mencapai 749 orang,” jelasnya.
Pada kegiatan penutupan Kampung Ramadan, panitia juga memberikan apresiasi kepada anggota teraktif serta para juara lomba, sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim. Selain itu, diserahkan pula donasi sebesar Rp 1.000.000 dari Tunas Cendekia untuk pasien anak bernama Lutfi, warga Desa Cipaku, yang kondisi kesehatannya kini terus membaik. Lutfi bersama ibunya merupakan anggota Gada Membaca dan gemar melakukan rolling buku atau meminjam buku dalam jumlah banyak sehingga teman-temannya terbiasa membaca di rumahnya.
Ghalib menegaskan bahwa penyelenggaraan Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan apresiasi kepada anggota dan masyarakat umum sekaligus mendekatkan Komunitas Gada Membaca kepada masyarakat agar semakin terbiasa meminjam buku dan mengikuti berbagai kegiatan literasi secara gratis. Kedua, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi secara gotong royong sehingga kegiatan kreatif yang melibatkan banyak pihak dapat terus dilaksanakan.
Untuk itu, panitia Kampung Ramadan menyampaikan terima kasih kepada para sponsor, media massa yang terus memberitakan kegiatan, serta seluruh anggota yang senantiasa mendukung gerakan Komunitas Gada Membaca. “Semoga Allah SWT memberikan balasan terbaik bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” ujarnya.

Penutupan Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca 1447 H secara resmi ditandai dengan pemukulan kendang oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha. Dalam sambutannya, Okta menyampaikan bahwa pemerintah sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Kampung Ramadan yang diselenggarakan Komunitas Gada Membaca di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Menurutnya, kegiatan Kampung Ramadan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat, tidak hanya literasi baca tulis, tetapi juga literasi keagamaan, sosial, dan digital. Okta berharap kegiatan Kampung Ramadan dapat meningkatkan literasi masyarakat, baik anak-anak maupun orang tua. Anak-anak diharapkan semakin aktif dan tertarik belajar sejak dini, sementara orang tua dapat menjadi teladan serta turut menambah wawasan. Selain itu, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung budaya literasi, komunikasi yang lebih baik, serta pemanfaatan informasi, termasuk media digital, secara bijak. Ia menambahkan bahwa kegiatan Kampung Ramadan merupakan salah satu upaya untuk memperkuat gerakan literasi masyarakat, selain menyediakan akses bacaan dan meningkatkan pemanfaatan media digital sebagai sumber informasi dan literasi.
Eka Yudha Katresna, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, berharap Gada Membaca dapat terus memperkuat literasi baca dan numerasi. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini turut memengaruhi menurunnya kebiasaan membaca, terutama di kalangan anak sekolah.
Sementara itu, Megya Taufik, Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi TP PKK Kabupaten Ciamis, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Komunitas Gada Membaca atas dedikasi dan kontribusinya. Megya berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, penyelenggaraan Kampung Ramadan 1447 H tahun 2026 oleh Komunitas Gada Membaca di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, merupakan langkah tepat dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga sarat dengan edukasi dan penguatan karakter masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, mulai dari sahur bersama, edukasi anak, kegiatan ilmiah remaja, hingga lomba literasi, mencerminkan komitmen kuat dalam membangun budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pemberdayaan yang inklusif dan berdampak luas.
Urip Permana dari BJB KCP Kawali yang turut mensponsori kegiatan Kampung Ramadan menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan program tersebut. Ia menilai kegiatan Kampung Ramadan di Komunitas Gada Membaca efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat di wilayah Kecamatan Kawali. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut demi mempersiapkan generasi muda yang cerdas dalam menyambut Indonesia Emas 2045.
Kiki Masduki, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Ciamis, juga mengapresiasi penyelenggaraan Kampung Ramadan di Komunitas Gada Membaca sebagai ajang silaturahmi tahunan bagi para pegiat literasi. Ia berharap kegiatan serupa dapat berkembang di berbagai wilayah lain di Ciamis, baik di wilayah utara, selatan, timur, maupun barat. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjangkau generasi muda sekaligus menjaga keberlanjutan budaya literasi, khususnya di bulan Ramadan.
Anggota teladan kategori siswa SMA, Dede Laila, siswa Madrasah Aliyah Ibadul Ghofur Kecamatan Rajadesa, menyampaikan rasa senangnya menjadi anggota Gada Membaca karena minat literasinya dapat terfasilitasi dengan baik. Ia merasa terbantu dengan keberadaan perpustakaan yang menyediakan buku sesuai kebutuhan, di tengah mahalnya harga buku di pasaran. Dede juga mengungkapkan bahwa kebiasaan membaca buku dari Gada Membaca turut meningkatkan nilai rapor sekolahnya.
Sementara itu, Aat Atiwi dari kategori masyarakat umum, yang memiliki dua kartu anggota, menyampaikan terima kasih kepada Gada Membaca karena menyediakan buku-buku yang menambah wawasan dan ilmu yang bermanfaat baginya sebagai ibu rumah tangga. Ia berharap Gada Membaca semakin maju dan koleksi bukunya terus bertambah. ***
***Agal, Relawan Komunitas Gada Membac

Comment here