BERITAEKONOMI

Jajaka Majalengka Bagikan Sembako

Puluhan Jurnalis Semangat Bagikan Sembako dan Ratusan Masker

MAJALENGKA – macakata.com – Kakek Anta (55) tersenyum senang. Dia menerima sembako gratis. Seharian ini menunggui becak, tak ada satupun yang menyewa jasanya.

Padahal, satu penumpang saja cukup berarti. Bisa untuk menyambung hidup, membeli beras buat anak istrinya di rumah.

Namun, sudah hampir satu bulan ini, penumpang selalu sepi. Sehari paling dapat dua penumpang. Padahal, pada hari normal, bisa mencapai sepuluh penumpang.

Bantuan beras, minyak goreng dan telur pemberian itu, sangat meringankan bebannya pada hari itu.

“Terima kasih kepada anak-anak muda ini. Kami tak mau mengemis, tapi situasi ini membuat kami kesulitan mencari nafkah. Maka sembako ini kami terima. Semoga dapat balasan terbaik kelak,” ungkapnya, Kamis sore, 23 April 2020.

Pedagang anyaman bambu, ‎Astari (60)‎ terlihat berkaca-kaca matanya, ketika komunitas Jaringan Jurnalis Majalengka (Jajaka) mendatanginya. Satu kantong plastik warna putih diberikan. Sembako itu untuknya.

“Terima kasih adik-adik, semoga kalian pun, kelak dapat balasan yang baik. Jualan anyaman lagi sepi, akibat wabah ini,” ungkapnya.

‎Itulah sekelumit romantika yang dapat disaksikan langsung, ketika para Jurnalis Majalengka melakukan pembagian sembako. Ritme para pedagang dan tukang becak, merupakan cerminan situasi ekonomi saat ini.

Berbekal hasil observasi lingkungan tersebut, Jaringan Jurnalis Majalengka (Jajaka) membagikan puluhan paket sembako dan ratusan masker kepada yang membutuhkan.

Bagi-bagi sembako para jurnalis Majalengka ini dilakukan di setiap titik, di wilayah Kecamatan Majalengka, dengan sasaran jompo, pedagang kaki lima, tukang becak dan tukang parkir.

Ratusan masker juga dibagikan. Itu semua untuk membantu pemerintah dalam menghadapi pencegahan virus Corona yang terus menyebar.

Ketua Jajaka, Jurnalis Radar, Ono Cahyono mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk berbagi kepada masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu dan terdampak Covid-19.

“Alhamdulillah kami bisa berbagi bersama masyarakat kurang mampu. Kami berharap sumbangsih paket sembako dan ratusan masker ini, bisa bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Ono menambahkan kegiatan berbagi tali asih ini sengaja digagas Jurnalis Jajaka, menyikapi pandemi wabah Corona, yang berimbas pada sektor penghasilan yang makin menurun.

‎”Dibantu para donatur dari masing-masing relasi, akhirnya dapat terwujud dengan baik. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur,” ucapnya.

‎Jurnalis lainnya, bekerja untuk Tribunnews, Eki Yulianto mengatakan, dirinya cukup senang dapat membantu puluhan Jurnalis yang tergabung dalam Jajaka.

“Sebagai makhluk sosial, sudah seharusnya kita berbagi semampu kita,” ungkapnya. (MC-02)

Comment here