MAJALENGKA – macakata.com – Dibandingkan dengan bantuan lain dari sumber yang berbeda di masa pandemi ini, bantuan provinsi (Banprov) yang berbentuk paket sembako dan uang tunai, serta ada secarik kertas yang berisi himbauan dan bantuan untuk meringankan keluarga, penyalurannya agak terlambat.
Dalam surat selembar berkertas lux itu, selain ada foto gubernur Ridwan Kamil dan sebuah pantun berbunyi, “Upin Ipin suka ikan asin, mari disiplin menanti vaksin,” Ada kolom saran yang jika diisi dan dikirimkan ke alamat yang dimaksud, akan diundi dan bila terpilih, akan mendapatkan hadiah berupa laptop, modem dan ponsel.
Sementara dalam penyalurannya sendiri di wilayah Majalengka dan beberapa Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat, banprov ini memang mengalami keterlambatan dibandingkan bantuan pada masa pandemi ini.
Menanggapi hal ini, pendamping penyaluran banprov dari Karang Taruna Majalengka, wakil ketua I, Adi Rodiansya mengatakan agenda awal banprov ini menjadi 4 tahap, menurut jadwal tahap 4 akan disalurkan pada bulan Desember, adapun nanti tahap 4 dalam penyalurannya lompat ke 2021 ataupun ditiadakan itu menjadi kewenangan Pemprov Jabar.
“Selain itu, tahap 3 terlambat, karena ada pergantian perusahaan yang akan menyalurkan bantuan provinsi tersebut. Semula perusahaan A, lantas pada pelaksanaannya, tiba-tiba oleh perusahaan lainnya. Faktor lain, yakni packing dan droping barang yang telat, serta penyalurannya untuk ke tempat packing dan kendala di desa terkait banyaknya penyelenggara muludan yang terjadi di desa,” ujarnya, dalam rilis yang diterima, pekan kedua di bulan November 2020.
Adi menambahkan soal bantuan provinsi yang hanya sampai tahap 4, sementara bantuan lain sudah lebih dari lima kali, Banprov Jabar kemungkinan hanya cukup sampai tahap 4, itupun ada kemungkinan ditiadakan, mengingat, sasarannya bukan keluarga miskin yang terdampak.
“Sifatnya hanya meringankan, makanya bentuknya paket sembako, ” ungkapnya.
Meskipun begitu, terkait penyerahan banprov tahap 3 yang dimulai dari 27 Oktober -14 November 2020, pihaknya mengucapkan terima kasih banyak kepada Gubernur Ridwan Kamil yang telah memberikan bantuan provinsi ini kepada 93 ribu warga Majalengka, dengan adanya tambahan kuota. Semoga bantuan tersebut menjadi berkah dan bisa mengatasi warga yang terdampak pandemi Covid 19.
”Karang Taruna Kabupaten Majalengka berterima kasih kepada PT.Pos Majalengka yang telah mempercayai kami sebagai mitra penyaluran bersama komunitas ojek online sesuai arahan Pak Gubernur. kawan-kawan Karang Taruna yang telah bahu-membahu bersama pihak desa Majalengka dalam penyaluran Banprov tahap 3 ini,” ungkapnya.
Dalam pantauannya, memang, terkait teknis di lapangan dalam penyaluran, ada beberapa titik yang sangat di sayangkan dengan terjadinya kerumunan warga yang mengindahkan anjuran jaga jarak, serta minimnya kesadaran memakai masker. Himbauan dan teknik penyaluran sudah dipikirkan untuk tidak terjadi seperti itu.
“Namun antusias warga yang begitu kuat, serta kasadaran warga yang lemah terhadap gerakan 3M, maka terjadilah kerumunan seperti ini. Dengan beberapa kekurangan dalam penyaluran banprov tahap 3 ini, semoga bisa diperbaiki pada banprov tahap 4,” pungkasnya.
Sementara itu. Salah seorang kepala desa di Jatiwangi, Iding Jaenudin mengatakan terkait bantuan provinsi tahap 3 di wilayah desanya memang telah mengatur tempat menjadi dua titik. Hanya saja, dalam pelaksanaannya, ia mengakui sulit untuk mengatur masyarakat.
“Sudah kami himbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya. ( MC-03)

Comment here