BERITAScienceWorld

Vaksinasi Lansia Tidak Asal Suntik

Harus Melewati Berbagai Tahapan Tes Kesehatan. Barulah Dinyatakan Lolos Vaksin atau Tidak Lolos

MAJALENGKA – macakata.com – Rusmin (60 tahunan) duduk menunggu antrean di halaman balai Desa Liang Julang Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Kursi tunggu ditata jaga jarak satu meter.

Rusmin dan warga Liang Julang maupun belasan petugas Puskesmas itu, juga terlihat mengenakan masker.

Warga Liang Julang itu membawa KTP elektronik. Berkas paling penting sebelum dilaksanakan pemeriksaan awal tes kesehatan.

Setelah itu petugas mengecek dan melangsungkan wawancara seputar gejala ataupun penyakit yang dirasakan ada di tubuh warga.

Sedikitnya ada dua belas item tanya jawab, antara petugas dan warga lansia yang mau melaksanakan proses sebelum suntik vaksin.

Satu item pertanyaan yang dirasakan langsung, semisal ada gejala jantung, maka tahapan proses suntik vaksin bagi warga lansia tersebut, secara otomatis gugur. Artinya tidak disuntik vaksin, karena tidak lolos tes kesehatan. Dikuatkan kembali dengan rekomendasi khusus dari dokter jantung.

“Bila dilaksanakan disuntik, maka akibatnya akan fatal. Jadi proses vaksinasi ini tidak asal suntik. Ada tahapan tes kesehatan yang dilalui. Ada penyaringan. Ada yang lolos. Ada yang tidak,” ujar Kepala Puskesmas Kadipaten, Edi Kusnadi, Selasa, 8 Juni 2021.

Edi menambahkan, setelah disuntik vaksin, bagi yang betul-betul dinyatakan lolos vaksin, maka harus menunggu 15 menit di ruang tunggu.

Selama lima belas menit itu, ada petugas yang mengamati. Jika tak ada gejala, maka warga lansia yang telah divaksin dibolehkan pulang.

“Jika ada gejala misalnya pusing, maka akan kembali dipapah ke ruang pemeriksaan dan terus kita amati,” ujarnya.

Meski jumlah penduduk di Desa Liang Julang ini mencapai 10 ribu penduduk lebih, namun berdasarkan data vaksinasi, baru tercatat 310 warga lansia.

“Difokuskan di Liang Julang, karena kebetulan ada di wilayah administrasi. Sebagai percontohan juga,” ungkapnya.

Edi menjelaskan, vaksinasi untuk kaum lansia sangat penting, karena kelompok usia lanjut lebih rentan, kondisi fisik yang lemah, sehingga menjadi prioritas untuk menerima vaksinasi.

18 petugas terlibat dalam proses vaksinasi di Liang Julang ini. Sebelum vaksinasi, mereka bertugas melakukan screening dan pemeriksaan fisik, serta observasi yang terus menerus.

“Sekali lagi, vaksinasi itu tidak asal suntik, harus melewati berbagai tahapan pemeriksaan tes kesehatan. Setelah divaksin harus menunggu 15 menit, jika ada gejala pusing, maka harus kembali ke ruang pemeriksaan,” tandasnya. ( MC-03)

Comment here