BERITAPENDIDIKAN

Siswa SMK Antusias Ikuti Vaksinasi

pelajar SMK

MAJALENGKA – macakata.com – Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) antusias mengikuti vaksinasi. Mereka terlihat mematuhi tahapan antre cek kesehatan terlebih dahulu, sebelum akhirnya dinyatakan lolos untuk disuntik vaksin.

Protokol Kesehatan jaga jarak dan memakai masker tetap dipatuhi. Para petugas medis pun bekerja sesuai dengan prokes Covid-19 yang berlaku.

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi beserta anggota lainnya datang memantau. Mereka memonitoring pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk siswa-siswi SMK Tridaya Budi di Kecamatan Kasokandel.

“Ini merupakan monitoring saja. Kami lihat siswa SMK sini antusias,” ujarnya, Senin, 13 September 2021.

Kapolres menambahkan proses pelaksanaan vaksinasi ini merupakan vaksinasi tahap pertama. Pihaknya memonitor sekaligus memotivasi kalangan pelajar yang akan menerima vaksinasi.

“Sekaligus kami berikan himbauan, agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun dan mencuci tangan sebelum memasuki sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah siswa yang mengikuti tahapan vaksinasi di lingkungan sekolahnya, salah satunya Irma mengatakan, dirinya telah lama menunggu giliran untuk mengikuti suntik vaksin.

“Akhirnya saya divaksin juga. Saya tak mau terpapar Corona,” ujarnya.

Siswa lainnya, Sofyan mengatakan hal yang sama. Ia pun harus mengikuti vaksinasi tersebut, karena memang suatu kebutuhan.

“Pokoknya saya harus divaksin, yang lain juga divaksin,” ungkapnya.

Sementara itu, selain program vaksinasi terus berjalan, di tempat lainnya,  personel Polsek Majalengka Kota terlihat membagikan masker.

Personel Polsek Majalengka Kota Bripka Diding terus memberikan himbauan protokol kesehatan sekaligus membagikan masker gratis kepada warga yang ditemui.

“Kami mengajak warga untuk tetap menerapkan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ungkapnya.

Warga yang menerima masker, pedagang batagor, Udin mengatakan dirinya terkadang lupa tak membawa masker. Sehingga ketika ada petugas polisi yang memberikan masker ia langsung menyambutnya.

“Masker ini melindungi saya, terima kasih lah pokokna mah,” ujarnya dengan logat sunda campur bahasa Indonesia. (hrd)

Comment here