BERITAPARLEMEN

231 Orang Meninggal Masih Masuk Data Pemilih

Bawaslu Sarankan Perbaikan kepada KPU Majalengka 

 MAJALENGKA – macakata.com – Sedikitnya ditemukan 231 orang yang telah meninggal dunia masih terdaftar sebagai pemilih.

Rincian dari 231 orang yang telah meninggal dunia itu tersebar di 49 desa di Kabupaten Majalengka. Rinciannya, 126 orang laki-laki, 105 orang perempuan.

Penemuan ini diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka melalui Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar lembaga, Dede Sukmayadi.

Menurut Dede, Bawaslu telah menemukan ratusan data pemilih TMS, meninggal dunia yang tersebar di 49 desa se-Kabupaten Majalengka dan masih tercatat sebagai daftar pemilih.

“Kami telah menyerahkan surat saran perbaikan dari Bawaslu kepada KPU Kabupaten Majalengka,” ujarnya, Selasa, 28 Desember 2021.

Dede menambahkan, berdasarkan hasil ‎uji petik, Bawaslu Kabupaten Majalengka telah menelaah dan mencermati terkait data pemilih selama periode September-November.

“Kami menemukan ratusan data pemilih tidak memenuhi syarat atau TMS, meninggal dunia, yang tersebar di 49 Desa se-Kabupaten Majalengka,” ungkapnya.

Data TMS, orang yang telah meninggal dunia yang ditemukan oleh Bawaslu Kabupaten Majalengka, berjumlah 231 orang dengan rincian 126 orang laki-laki dan 105 orang perempuan.

“Sesuai amanat Undang-Undang Pemilu dan Surat Edaran Bawaslu RI nomor 13 tahun 2021 tentang pelaksanaan pengawasan daftar pemilih berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Majalengka telah memberikan saran perbaikan secara tertulis kepada KPU Kabupaten Majalengka,” jelasnya.

Bawaslu berharap, KPU Majalengka segera menindaklanjutinya.

“Oleh karena itu, kami, Bawaslu berharap KPU Kabupaten Majalengka menindak lanjuti dari hasil temuan uji petik itu,” tandasnya. (MC-03)

Comment here