FunGAYA HIDUPKREATIFScienceTravelWISATAWorld

Panyaweuyan Wisata Jalan Kaki yang Mengasyikkan

Oleh : Shelby AR

MAJALENGKA – macakata.com – Menyusuri track jalan kaki di Panyaweuyan Argapura cukup mengasyikan.

Melelahkan memang. Capek, tuur leklok, bagi yang sudah usia 30 tahun ke atas, lutut terasa bergetar.

Tapi percayalah, itu semua menyehatkan. Pemandangan kiri kanan adalah lembah dan gunung yang menakjubkan.

Panyaweuyan tak hanya cerita. Wisata bernuansa alam yang jauh dari kata kolam renang.

Wisata Panyaweuyan adalah wisata berjalan kaki ria. Bersua sekaligus berbagi cerita.

Anak-anak senang. Tenaga fisiknya jauh lebih kuat dan menggembirakan. Mengajak mereka tentu saja untuk alasan edukasi. Pengalaman.

Edukasi ke Panyaweuyan, mengenalkan alam ke anak-anak. Lagipula, kalau wisata sendirian gak ada asyiknya. Gak ada teman ngobrol. Juga tak ada bercekrama.

Minimal ngajak pacar, TTM, keluarga, anak istri. Itu heboh dan seru. Apalagi jika bawa sang nenek, hebohnya minta ampun.

Karcisnya hanya Rp5.000,- yang dihitung adalah orang dewasa. Anak-anak tidak dikarcis. Saya baru mengenal, datang ke wisata Majalengka dengan pelayanan yang ramah kek gini.

Ditempat lain, anak-anak pun dihitung, setengahnya memang. Tapi Majalengka sudah seperti Kuningan.

Dalam hal pelayanan, syukurlah ada perubahan keramahan. Menjadi lebih sopan dan lebih santun.

Titik parkir Panyaweuyan cukup banyak. Petugasnya pun banyak.

Track jalan kaki bisa dimulai dititik Leuweung Saketeng. Lebih seru lagi, ketika ada petani bawang datang dengan motor trail rakitan. Menambah suasana hening ramai sejenak.

Membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai ke semua titik. Satu jam lebih jika kau mau kembali ke titik awal perjalanan kaki.

Tapi, mau tak mau, itu harus dilakukan. Kendaraan terparkir di titik awal harus dijemput kembali.

Jalan kaki di puncak bukti Panyaweuyan, dengan latar puncak Gunung Ciremai, merupakan pengalaman yang menggairahkan. Lukisan alam yang mempesona.

Bagi kita orang dewasa, itu hiburan yang rekreasi. Bagi anak-anak, itu edukasi alam dan menambah pengetahuan. Wawasan juga ada ada di alam terbuka,di tempat tempat umum dan di tempat wisata.

Pengetahuan alami bisa didapat langsung dari pengalaman lapangan. Selfie dan foto-foto hanya bonus. Semua orang melakukannya.

Panyaweuyan memang telah mendunia. Tapi berjalan kaki, menikmati langsung aroma dan melirik setiap titiknya dengan kaki-kaki yang kuat dan capek, hanya sebagian saja.

Para vloger, bogger, youtuber melakukannya.

Sekarang, fasilitasnya juga sudah bertambah. Ada mushola mungil yang cantik. Berdiri gagah diantara puncak Panyaweuyan dengan track jalur kendaraan mobil di bawah sana.

Panyaweuyan Argapura Majalengka memang sedang hijau untuk bulan Januari. Hijau daun bawang ini akan berlangsung hingga Februari nanti.

Saya ke sini pekan pertama Januari 2022. Hanya untuk mengingatkan diri dan keluarga, bahwa pengalaman berjalan kaki itu menyenangkan. Itu perlu diagendakan rutin, tahunan atau persemester sekali.Terserah bajet.

Pemandangan gunung dan lembah Panyaweuyan menjadi daya tarik yang tak bisa dilupakan.

Beda sekali dengan hanya melihat foto di instagram, facebook, dan lain-lain. Beda sekali dengan mengunjungi langsung. Terasa betul aroma pegunungannya. Hawa segar menghilangkan stres.

Lupakanlah dulu untuk sementara daring dan online. Sesekali sangat menyenangkan untuk berkotor-kotor diri, berkeringat, capek-capean.

Memanjakan mata. Bukan hanya pemandangan alam yang dilihat. Yang cantik dangan ganteng juga ada. Rekreasi mata sudah jelas. Selalu hadir ketika jalan jalan kemanapun.

Panyaweuyan oh Panyaweuyan. Wisata Majalengka masih banyak lagi. ***

Penulis adalah warga Majalengka, penyuka bacaan.

Comment here