BERITATOKOHWorld

Masih Ada Pejabat Tak Mau Bayar Zakat

Bupati Ingatkan ASN, Baznas Harus Terus Mengedukasi

MAJALENGKA – MacaKata.com – ‎Usai melewati tahapan panjang seleksi pemilihan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), panitia seleksi menetapkan sepuluh nama dari dua puluh lebih pendaftar.

Dari sepuluh orang itu, kemudian ditetapkan hanya lima nama. Seleksi tersebut melewati berbagai tahapan diantaranya, proses administrasi, CAT, juga wawancara.

Dalam serangkaian tahapan itu, pidato Bupati Majalengka Karna Sobahi mengakui, bahwa ada dinamika ancaman maupun nada-nada tekanan dalam proses tersebut.

Namun, saat ini semua itu telah berlalu. Hasil seleksi telah menentukan siapa siapa saja yang menang dalam kompetisi ini.

“‎Itu semua merupakan dinamika, lupakan teror meneror dan ancaman-ancaman yang dulu ada di pesan pesan singkat,” ujar bupati dihadapan para undangan pelantikan kepengurusan Baznas, Jumat, 18 Februari 2022, lalu.

Bupati juga menyebut, sumbangsih dana Baznas yang ada selama ini, merupakan setoran rutin zakat dari para ASN Majalengka, dari total ASN hanya baru 40 persen saja.

“ASN yang sudah menyerahkan zakat profesi cuma baru 39 sampai 40 persen saja, ini menandakan belum semua ASN Majalengka sadar untuk mengeluarkan zakat,” ujarnya.

Bupati menambahkan, BAZNAS harus terus meningkatkan inovasi, untuk sering mengeduksi ASN Majalengka‎ agar mau berzakat. Zakat ini merupakan perintah agama, juga instruksi presiden.

“Jangan sampai ASN ini, bayar pajak tidak, zakat pun tidak, itu semua kewajiban yang harus dilaksanakan,” ucapnya.

Bupati mengingatkan pengurus Baznas agar sering melihat kondisi di luaran sana.

“Saya melihat, masih ada pejabat eselon tiga yang enggan bayar zakat. Ini pekerjaan rumah bagi semua komisioner Baznas yang baru dilantik,” jelasnya.

Baznas harus mampu menjadikan, yang tadinya sebagai penerima atau Mustahiq, menjadi muzaki, atau yang memberi.

“Tangan yang di atas selalu lebih baik. Baznas harus mampu menjadikan si tangan yang di bawah jadi tangan yang di atas,” ucapnya.

Baznas pun harus terus merealisasikan dan mendorong‎ pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Hidupkan kembali UKM dan pemberdayaan usaha-usaha di Majalengka,” tandasnya.

Susunan Kepengurusan Baznas Kabupaten Majalengka Periode 2022-2027 yakni, Ketua  Dr. H. Agus Yadi Ismail, M.Si, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Muhammad Ridwan,  S. Ag, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan H Barduzzaman, M. MPd, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan H. Emed Humed,  S. Pdi dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum Drs.H. Idi Purnama. (Rich) 

 

Comment here