MAJALENGKA – macakata.com – Ketua Baznas Majalengka menghadiri acara ruwatan di Desa Cijurey Kecamatan Panyingkiran. Baznas Majalengka juga sekaligus membagi-bagikan ratusan sembako.
Gelaran acara Ruwatan atau acara tutup tahun buka tanah ini dipusatkan di Blok Kepuh Desa Cijurey. Acara ini terlihat meriah. Terdapat banyak hasil panen atau hasil bumi yang disediakan untuk masyarakat Desa Cijurey.
Kemeriahan sampak semakin terlihat ketika kedatangan Bupati Majalengka serta Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, juga Ketua Baznas Majalengka.
Ketua Baznas Majalengka H. Agus Yadi Ismail mengatakan, pihaknya ikut hadir dalam acara di Desa Cijurey sekaligus melihat kondisi dan situasi masyarakat di desa tersebut.
“Sekaligus kami melihat langsung potensi masyarakat yang sekiranya sangat perlu untuk dibantu Baznas Majalengka,” ujarnya.
Agus menambahkan, dengan cara melihat langsung kondisi masyarakat, maka Baznas Majalengka akan semakin selektif untuk menyalurkan donasinya.
“Kita perlu membantu masyarakat yang betul-betul sangat membutuhkannya. Oleh karenanya, melihat langsung kondisi masyarakat adalah cara terbaik,” ungkapnya.
Agus menegaskan, selain hadir, pihak Baznas Majalengka menyalurkan ratusan sembako untuk kalangan fakir miskin dan kaum jompo.
“Itu semua berasal dari infak dua ribu yang terkumpul dari warga Desa Cijurey. Dari warga kembali ke warga,” tandasnya.
Sementara itu, kegiatan Ruwatan atau tutup taun buka tanah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Desa Cijurey, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk syukur terhadap hasil bumi atau hasil pertanian yang didapat, sekaligus buka tanah dengan ditandai pergantian tahun Hijriah beberapa waktu yang lalu sebagai bentuk doa agar hasil panen satu tahun kedepan dapat berlimpah melebihi tahun sebelumnya.
Kegiatan Ruwatan ini merupakan tradisi dengan memadukan unsur Budaya dengan Agama yang berdampingan, agar kerukunan antar masyarakat di Desa Cijurey dapat tetap terjaga dan terpelihara.
Kegiatan Ruwatan atau tutup tahun buka tanah diawali dengan prosesi ziarah ke makam sesepuh pendiri atau Buyut Desa Cijurey, dalam bahasa Cijurey dikenal dengan “Amitan” yakni memanjatkan doa kepada para sesepuh Desa Cijurey.
Kemudian dilanjutkan dengan tahlilan ataupun syukuran dengan mempersembahkan hasil-hasil bumi masyarakat Desa Cijurey untuk bersama-sama dinikmati, hajatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberi nikmat atas pencapaian hasil pertanian masyarakat Desa Cijurey.
Terpisah, Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi mengatakan, kegiatan Ruwatan Desa Cijurey ini merupakan suatu hal yang sangat hal tersebut merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas hasil-hasil bumi yang didapatkan, dengan hasil-hasil pertanian yang disuguhkan pada acara kali ini, hal tersebut menandakan Bagja Raharjanya Desa Cijurey khususnya Blok Kepuh atas hasil bumi yang didapatkan.
“Tutup Tahun Buka Tanah atau Ruwatan ini merupakan budaya yang sangat baik, tradisi leluhur terdahulu yang terus dilakukan secara turun temurun kepada warga masyarakat Desa Cijurey saat ini sebagai generasi penerus sebagai wujud syukur kepada Allah SWT,” ucapnya. (Diana Rich) **

Comment here