BERITAPENDIDIKAN

Rumah Baca Lebah Madu, Tawarkan Konsep Ramah Lingkungan dan Edukasi Kebun Gizi

 

MAJALENGKA – Tampil dengan konsep hijau dengan menjajakan puluhan tanaman, pupuk organik cair atau POC, juga media tanam sekam, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau Rumah Baca Lebah Madu terlihat lebih percaya diri.

 

Stand kolaborasi bersama TBM Haidar Cisambeng ini, juga sempat ditinjau oleh Wakil Bupati Majalengka pada hari pertama Festival Literasi yang digelar Disarpusda Kabupaten Majalengka selama dua harihari 18-19 November.

 

Sementara hari kedua, stand Rumah Baca Lebah Madu ini dikunjungi langsung oleh Bunda Literasi Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman. Beliau cukup takjub, salah satunya karena pengelola bahan bacaan rupanya menerapkan ilmu dan pengetahuan yang dibacanya.

 

Pengelola TBM/Rumah Baca Lebah Madu, Yayan mengatakan pengetahuan yang ia dapatkan dari buku maupun internet, ia realisasikan dalam bentuk nyata. Maka hadirlah kebun gizi, taman toga. Sehingga di area rumah baca Lebah Madu di lingkungan Sukajaya Kelurahan Cijati ini banyak koleksi tanaman obat-obatan seperti jahe, lengkuas, kunyit, belimbing wuluh dan masih banyak lagi.

 

“Selain mengenalkan buku dan cara membaca, kami juga mengenalkan pohon dan tanaman kepada anak anak yang berkunjung ke tempat kami, ” ujarnya saat ditemui Rabu, 19 November 2025.

 

Yayan menambahkan, berkat banyaknya permintaan untuk sekam, saat ini pihaknya cukup banyak menerima pesanan dari kolega dan teman. Bahkan ia sempat mengirimkan pesanan sekam ke daerah Sumedang dan Cirebon.

 

“Mingggu ini sudah ada yang pesan lagi, teman dari Cirebon. Pekan lalu ke wilayah Jatigede Sumedang, ” ucapnya.

 

Terpisah, Kepala Disarpusda Kabupaten Majalengka, Ono Haryono mengatakan keterlibatan para aktivis pegiat literasi bersama para komunitasnya sangat diperlukan dan dinilai sangat penting. Harapannya bukan sekedar untuk meningkatkan minat baca, tetapi lebih pada edukasi kepada anak-anak dan masyarakat diluar institusi sekolah.

 

“Teman-teman komunitas dan pegiat literasi ini sangat penting. Peran mereka bisa lebih masif dan menjangkau semua lapisan masyarakat, ” ujarnya. ( Erik Acil)

Comment here