Berjaga 24 Jam Dibagi 3 Shift, Wabup Berharap Pemudik Mematuhi Larangan Mudik
MAJALENGKA – MACAKATA.COM – 11 pos penyekatan di wilayah Kabupaten Majalengka telah siap 24 jam. Sebanyak 792 (nyaris 800) personel gabungan antara TNI-Polri, Satpol PP, Dishub dan tim satgas penanganan Covid-19 ditempatkan di setiap titik perbatasan pos penyekatan tersebut.
11 titik posko penyekatan itu telah dilengkapi ratusan personel, lengkap dengan kendaraan mobil dan motoris.
Pihak kepolisian mengklaim, jumlah 792 personel itu siap berjaga selama 24 jam. Mereka akan dibagi ke dalam tiga shift. Masing-masing shift berjaga 8 jam.
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiyana mengatakan Pemkab Majalengka telah siap untuk suksesi pengamanan lebaran tahun 2021 ini. Kesiapan dari semua unsur akan bertugas di 11 titik pos penyekatan.
“Petugas jangan sampai lengah terhadap arus mudik yang masuk ke Majalengka. Kami berharap, untuk yang mau mudik, agar mematuhi intruksi Pemerintah Pusat tentang larangan Mudik tahun ini,” ungkapnya, Rabu, 5 Mei 2021.
Kapolres Majalengka AKBP. Syamsul Huda mengatakan sebelas posko penyekatan telah dipastikan siap untuk mengingatkan para pemudik yang nekat.
Operasi Ketupat Lodaya tahun 2021 juga digelar hari ini. Pihaknya melibatkan unsur TNI-POLRI beserta Pemda Majalengka. Pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah tetap dilaksanakan.
“Sesuai instruksi pemerintah pusat, mudik dilarang. Penyekatan dimulai hari ini tanggal 6 Mei, hingga 17 Mei 2021 mendatang,” ungkapnya.
Kapolres menambahkan penyekatan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka.
Pihaknya telah menyiapkan posko penyekatan yang mayoritas dididirikan di titik perbatasan Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten lainnya. Seperti perbatasan Cikijing Majalengka-Kuningan, Cingambul-Ciamis, Cingambul-Tasikmalaya, Lemahsugih-Sumedang, Kadipaten-Sumedang, Jatitujuh-Indramayu, Sumberjaya-Cirebon, Ligung-Indramayu, Sindangwangi-Cirebon. (MC-03)

Comment here