Wisata Gratis Embung Ciberut di Desa Heubel Isuk Argapura
Saat ini kebutuhan rekreasi sudah menjadi kebutuhan primer. Faktanya setiap wekend, Sabtu dan Minggu, di tempat obyek wisata selalu terlihat banyak orang.
Tidak terkecuali dengan tempat-tempat menakjubkan namun masih gratis di Majalengka, seperti bendungan Rentang di Jatitujuh, bendungan Sindangpano di Rajagaluh dan Embung Ciberut di Argapura, tepatnya di desa Heubel Isuk.
Konon, jika sore hari, terutama waktu bulan Ramadhan, banyak warga berdatangan menunggu waktu Maghrib di tempat yang menampung 22.000 meter kubik air ini.
Embung ini cukup luas, yakni 5.500 meter persegi. Hampir tiga kali lipat lapangan sepak bola.
Bagi pecinta fotografi, waktu pagi dari jam 05.30 WIB hingga pukul 08.00 WIB, selalu ada yang memgambil bidikan pemandangan munculnya matahari terbit di balik puncak Ciremai. Ada juga yang memilih waktu sore, untuk mengabadikan matahari terbenam.
Untuk mencapai embung ini ada dua jalur. Perjalanan ke sini, juga merupakan traveling desa yang menyenangkan.
Jalur pertama bisa melewati jalur Sukahaji-Ciomas-Pageraji-Pesantren Santi Asromo. Di pertigaan pesantren paling bersejarah di Majalengka ini, ambillah belok kanan terus menanjak. Sekira dua kilometer anda akan sampai melewati pemukiman desa yang bernama Heubel Isuk di Kecamatan Argapura. Bertanyalah di sana. Sebentar lagi sampai.
Jalur kedua, Anda bisa terus lurus dari Ciomas-Cicalung-lalu belok kiri menuju desa Gunung Wangi Kecamatan Argapura. Teruslah susuri jalan tersebut menuju desa Heubel Isuk.
Dua jalur tersebut, menyuguhkan pemandangan menakjubkan jika Anda datang selepas musim hujan. Jika puncak kemarau saat ini, anda memaksakan diri jalan-jalan, jangan heran di kiri-kanan jalan pepohonan juga terlihat kering.
Tetapi satu hal, perjalanan darat menggunakan motor ataupun mobil, selalu menyisakan kegembiraan dan pengalaman.
Semoga bermanfaat.


Comment here