BISNISKREATIFKULINER

Kreatifitas Sutradara Bobby Bobob Kini Merambah Usaha

Lahir di Majalengka, Sejak Remaja Merantau ke Jakarta

JAKARTA – macakata.com – Kesibukannya sebagai sutradara film maupun sinetron masih eksis. Pria kelahiran Dusun Koja Desa Cisambeng Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka Jawa Barat, kini mulai menekuni usaha cemilan.

Gagasan bermula karena masa pandemi ini membuatnya harus lebih banyak berdiam diri di rumah. Ya, Bobby Bobob, saat ini memang tinggal di ibu kota Jakarta. Pulang ke Majalengka hanya sewaktu-waktu saja.

Namun, ia memastikan dirinya, bahwa selama masa pandemi Corona atau Covid-19, dia menahan diri untuk tidak pulang. Bobob tetap berdiam di Batavia, nama lain sebelum resmi Jakarta.

“Sinetron terakhir saya yang tayang, sebelum pandemi Corona sampai masa PSBB adalah sinetron Jodoh Wasiat Bapak yang tayang di ANTV. Kalau film, kebetulan saya garap Teaser Film Biografi Nike Ardila (Bintang Kehidupan) Bersama PH Insula Film. Selesai itu, datanglah si Covid-19. Sekarang masa New Normal, saya masih mengurus usaha baru saya ini. Saya berharap Indonesia segera terbebas dari Corona, agar bisa kembali bekerja dan berkarya.” ungkapnya, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Hanya saja, lanjut Bobby, kini ia menelurkan kreatifitasnya pada usaha cemilan. Inspirasi itu datangnya karena pandemi Covid-19, Bobob lebih banyak diam di rumah, tak ada aktifitas yang berarti. Dia banyak ngemil.

“Tercetuslah ide bagaimana kalau saya jualan cemilan saja. Lalu saya coba bereksperimen, jadilah sekarang Cemilan Mak Daswen. Mak Daswen ini adalah nenek saya. Ibunya Mamah. Saya terinspirasi masakan raginang nyokap gue,” ujarnya dengan nada dan logat Jakarta tersebut.

Bobby menjelaskan, dengan logo foto sang nenek tercinta, bertuliskan Cemilan Mak Daswen, makanan ringan khas masyarakat Indonesia, lalu disisipi kalimat berdolah sebelum dan sesudah makan, Bobby oftimistis usahanya bisa menginsipirasi dan berbuah keuntungan.

“Lounching 29 Juli lalu, Al-hamdulillah sekarang sudah terjual di wilayah Jabodetabek‎. Harapan saya, bisa berkembang dan punya resseler di seantero Indonesia,” harapnya.

Sutradara film Aceng Kembali ke Kota Angin ini menuturkan, cemilan tersebut menghadirkan varian rasa yang berbeda, baik manis maupun asin, termasuk pedas.

“Semua rasa ada, kecuali pahit tidak ada, hehe, ” ujarnya sambil tersenyum. ( MC-02 )

Comment here