BERITA

Soal Sekretariat Golkar Majalengka, Agar Ada Solusi dari Pemda

Pilkada Mendatang Akan Ada Calon yang Maju dari Golkar, Target Pileg Ada Penambahan Dua Kursi

MAJALENGKA – macakata.com – Menyikapi tentang aset atau kepemilikan lahan sekretariat DPD Golkar Majalengka, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat‎ meminta kepada pemda agar ada solusi ke depannya.

Alasannya, ‎sekretariat Golkar dimanapun berada, kondisinya nyaris sama dengan yang ada di Kabupaten Majalengka. Kurang jelas dalam hal kepemilikan aset. ‎

“Saya harap ada solusi dengan pemkab, supaya tidak menjadi aset pemkab. Silakan hal itu diselesaikan secara baik-baik, dengan catatan tetap ada solusi yang baik,” ujar Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, H. Ade Barkah Surahman, ketika memberikan sambutan dihadapan peserta Musda ke-X (sepuluh) di Hotel Fitra Majalengka, Selasa siang, 25 Agustus 2020.

‎Ade Barkah menambahkan, selain itu, pihaknya mengingatkan kepada ketua fraksi dan anggotanya, yang saat ini duduk di parlemen DPRD, supaya tetap solid dan tetap menunjukkan loyalitas untuk mensejahterakan partai Golkar yang telah membesarkan namanya.

“Catatan untuk para ketua fraksi Golkar dan anggota yang duduk di parlemen, bilamana hanya sibuk rapat, kunjungan kerja keluar kota, namun melupakan partai yang telah membesarkan dirinya, para Pengurus Kecamatan (PK) dan saya, siap sedia untuk menggugatnya,” ujarnya.

Ade menjelaskan, selama ini Golkar merupakan satu-satunya partai yang masih menghormati aklamasi, di tingkatan manapun, namun tetap menjunjung tinggi asas demokrasi. Pihaknya juga menyebut ‎adalah wajar ketika ada uang transport untuk peserta.

“Namun nominalnya jangan sampai puluhan juta. Jika ada yang begitu, musdanya akan saya batalkan,” tandasnya.

Sementara itu, ‎Ketua DPD Golkar Majalengka 2020-2025, H. Asep Eka Mulyana mengatakan musda ke sepuluh ini memang mengharuskan aklamasi, mengingat dari tiga pendaftar hanya satu yang mengembalikan berkas formulir pendaftaran, yakni dirinya.

“Menghindari fiksi dan persepsi negatif, proses demokrasi ini tetap dilakukan,” ujarnya.

Asep menandaskan, dalam kepemimpinannya untuk periode 2020-2025 mendatang, pihaknya menargetkan pada Pileg mendatang, minimal ada penambahan dua kursi yang duduk di parlemen DPRD Majalengka.

“Saat ini yang duduk di DPRD Majalengka baru ada 6 kursi. Target dua kursi lagi untuk Pileg mendatang. Untuk Pilkada, insya Allah akan ada calon yang maju.” Pungkasnya.

Musda ke-X yang berlangsung di Fitra Hotel Majalengka ini dihadiri oleh Bupati dan Sekda Majalengka. ( MC-02)

Comment here