KISAH HIDUPNews

30 Tahun Menanti Kejelasan

Perjuangan untuk Mendapatkan Sertifikat Tanah dari Tukar Guling Tanah

MAJALENGKA – macakata.com – Lebih dari 30 tahun lalu, pemilik tanah yang sebenarnya menanti kejelasan sertifikat tanah.

‎Tanah miliknya itu, kini ditempati sebagai kantor Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka.

30 tahun lebih, pemiliknya telah memperjuangkan kejelasan agar mendapatkan sertifikat tanah miliknya itu.

Ia punya berkas lengkap hasil musyawarah, kesepakatan dan jejak tertulis, yang menunjukkan bahwa lahan tersebut adalah miliknya.

Namun, selama 30 tahun lebih, ia terus berusaha untuk mendapatkan legalitas itu, hingga kini sertifikat tanahnya belum bisa diterbitkan oleh BPN.

Pemilik lahan H. Ena Soemarna, pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Ar- Rahmat Desa Weragati Kecamatan Palasah  Kabupaten Majalengka, telah melayangkan surat kepada Bupati Majalengka.

Surat permohonan itu telah disampaikan  pada November 2021 lalu. Hingga kini, belum ada kejelasannya.

Haji Ena terus berjuang demi kepastian hukum. Ia berharap sertifikat tanah hasil tukar guling itu segera diterbitkan.

“30 tahun lebih, saya menanti sertifikat itu,” ujarnya, Selasa, 25 Januari 2022.

Haji Ena menceritakan, kronologi bermula pada tahun 1982, tanah tersebut ditukar gulingkan untuk digunakan sebagai kantor Kecamatan Palasah. Sebagai tanah penggantinya, yakni lahan tanah bengkok di Desa Karamat Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD) Kabupaten Majalengka, Hendra Priyatna mengatakan, pihaknya telah diskusi langsung  dengan H. Ena pekan lalu.

Persoalan  penerbitan  sertifikat tanah itu merupakan kewenangan dari BPN Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Oleh karenanya, saat ini pihaknya berkoordinasi   dengan bagian Tata Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, untuk minta pihak BPN Kanwil Jawa Barat  menyelesaikan  sertifikat tanah milik Haji Ena.

“Kami akan berkoordinasi dengan Jawa Barat, karena itu merupakan kewenangan tingkat provinsi,” ujarnya. (MC-05)

Comment here