BERITAEKONOMI

Tinggal di Gubug Reyot, Tak Terdata Bantuan, Kakek Pemulung Terharu Dapat Sembako

Kakek Jaenudin ini Tinggal di Desa Jatipamor Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – macakata.com – Keseharian Kakek berusia 70 tahun ini hanya memungut sampah. Setelah terkumpul, ia jual ke pemasok. Penghasilannya lumayan, tapi tetap saja tak akan cukup untuk belanja dapur.

Apalagi, dua bulan terakhir ini, dia murni di gubug ajah. Salah satu kaki-nya tak bisa berjalan tegak. Sehingga ia tak mampu lagi berjalan kaki untuk memunguti sampah.

Terkadang, kakek yang diketahui bernama Jaenudin ini, sengaja menahan lapar, karena tak cukup dan tidak ada uang untuk membeli nasi.

Ditambah, dampak pandemi Covid 19 ini, membuatnya berada di gubug saja. Aktifitasnya memunguti sampah dan rongsokan tidak lagi mudah dikerjakannya.

“Saya hidup sendiri. Dua tahun lalu, istri saya meninggal. Saya ucapkan terima kasih atas sembako ini dari pak Polisi, pa Kades dan yang lainnya,” ujarnya, Rabu, 29 April 2020.

Kakek Jaenudin mengaku belum pernah menerima bantuan apapun. Oleh karenanya, ketika ada pembagian sembako, ia cukup senang. Hanya dapat ketika momen pemilu saja.

“Kalo bantuan resmi belum pernah, paling dapat kalau musim pilkada, terus kalo mau lebaran, suka ada yang ngasih.” ungkapnya.

Kepala Desa Jatipamor, Undang Kusnaedi mengatakan, ke depan, pihaknya akan mensejahterakan kakek tersebut. Kakek Jaenudin juga tak bisa kemana-kemana lagi, karena kakinya sakit.

“Sudah dua bulan kaki kakek ini sakit, sehingga kita berkewajiban memenuhi kebutuhan pokoknya. Gubug itu juga ada warga yang mengasihkannya untuk ditempati oleh kakek itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka didampingi Kapolsek Talaga bersama Perangkat Desa membawakan paket sembako berisi beras, minyak, susu, serta masker.

Kapolres Majalengka, AKBP. Bismo Teguh Prakoso, didampingi Kapolsek Talaga AKP H.Agus Romy mengatakan, paket tersebut dibagikan secara door to door kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.

“Sembako ini dikhususkan bagi warga yang belum menerima sembako dari pemerintah,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan paket sembako ini diberikan kepada  warga yang sesuai kriteria penerima, sehingga tepat sasaran, yakni warga yang tidak punya penghasilan tetap bulanan.

“Bakti sosial pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian Polres Majalengka, sebagai realisasi jaring pengaman sosial, serta wujud perhatian aparat kepolisian. Sebagai garda terdepan, Babinkamtibmas harus memahami situasi lapangan secara langsung.” Pungkasnya. ( MC-02)

Comment here