SNNU Jawa Barat Telah MoU dengan Inkopol RI
MAJALENGKA – macakata.com – Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Jawa Barat telah melakukan kesepahaman (MoU) dengan Induk Koperasi Polisi (INKOPPOL) RI. SNNU Majalengka menindaklanjutinya dengan agenda besar membudidayakan ikan air tawar, mengingat Majalengka bukan wilayah pantai.
Ketua SNNU Kabupaten Majalengka, Muhammad Habibie mengatakan pihaknya akan menjadikan agenda besar dan mendorong budidaya ikan air tawar, di setiap pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka.
“Oleh karenanya, kelompok budidaya air tawar di setiap pesantren harus bersiap-siap,” ungkapnya, Senin malam, 11 Januari 2021.
Habibie menambahkan budidaya ikan air tawar di setiap pesantren, akan memperbanyak pasokan dan ketersediaan pangan khususnya di Majalengka. Ikan banyak mengandung protein dan gizi yang tinggi.
“Kita mengetahui, ikan itu mengandung banyak protein dan bernilai gizi tinggi. Serta harganya terjangkau oleh masyarakat. Ini akan menjadi ekonomi pesantren yang benar-benar merakyat,” ungkapnya.

Sementara itu MoU kesepahaman telah dilakukan oleh Ketua SNNU Jawa Barat, Muslim Hafidz dan jajarannya. Perwakilan Inkopol RI diwakili oleh Kepala Divisi Perdagangan dan Pergudangan Drs. H. Mudji Waluyo, yang disaksikan oleh PP SNNU H. Witjaksono dan pengusaha kapal dari Karangsong Kabupaten Indramayu, pada Senin siang, 11 Januari 2021.
“Alhamdulillah, hari ini kita melakukan MoU dengan Induk Koperasi Polisi Republik Indonesia (Inkopol RI), semoga SNNU Provinsi Jawa Barat memberikan manfaat bagi nelayan di Jawa Barat,” ujarnya.
Masih dikatakan, Muslim Hafidz, ada empat obyek nota kesepahaman, diantaranya, pertama, Inkopol RI memberikan fasilitas dan dukungan supplay Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada para nelayan yang berada di wilayah Jawa Barat. Kedua, melakukan pembelian dari hasil penangkapan ikan oleh nelayan SNNU. Ketiga, penyediaan fasilitas jasa sewa cold storage demi menunjang hasil tangkap ikan, dan terakhir melakukan percepatan kepengurusan administrasi dalam perizinan kapal.
“Bagi kami, Inkopol adalah mitra strategis sekaligus vitamin bagi nelayan, Insya Allah berita baik ini akan diinformasikan ke seluruh Pengurus Cabang SNNU di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.
Muslim Hafidz menjelaskan, sebagai pilot proyek percontohan, wilayah Karangsong Indramayu menjadi yang pertama. Setelah itu, daerah lainnya di Jawa Barat akan disesuaikan dengan keadaan dan situasi geografis dan keadaan sekitarnya.
“Daerah lain menyusul, tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi,” ujarnya. (MC-03)

Comment here